
(Kunjungan BPH Migas dalam Siaga Nataru 2025 di Area Operasi Sorong)
Sorong, 23 Desember 2025 – Menyambut peningkatan aktivitas masyarakat dan wisatawan pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) melakukan kunjungan kerja ke Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) 50 MW Sorong, Papua Barat Daya.
Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan pasokan energi, baik listrik maupun bahan bakar minyak (BBM), agar kebutuhan energi masyarakat selama libur panjang tetap terpenuhi dengan aman dan andal.
Dalam kesempatan tersebut, Anggota Komite BPH Migas Baskara Agung Wibawa menegaskan bahwa pasokan energi di wilayah Sorong berada dalam kondisi aman dan cukup.

(Rapat Koordinasi Siaga 2025 Nataru bersama Anggota Komite BPH Migas)
“BPH Migas telah memastikan bahwa cadangan BBM yang ada di Sorong ini mencukupi. Secara hitung-hitungannya, semuanya cukup dan semoga pelaksanaan Nataru di Sorong dan sekitarnya berjalan lancar,” terangnya.
Selain itu, Anggota Komite BPH Migas Arief Wardono menyoroti pentingnya peran Sorong sebagai wilayah strategis dalam mendukung sektor pariwisata nasional, khususnya karena menjadi pintu gerbang menuju destinasi unggulan Raja Ampat.

(Rapat Koordinasi Siaga Nataru 2025 bersama Anggota Komite BPH Migas)
“Sorong merupakan pintu gerbang menuju kawasan wisata Raja Ampat. Kami ingin memastikan pasokan energi di daerah wisata ini dapat tersedia dengan baik. Faktor cuaca di Sorong yang kerap berubah-ubah harus diantisipasi agar tidak mengganggu penyediaan dan penyaluran BBM,” ujarnya.
Kedua anggota Komite BPH Migas juga meninjau langsung sistem operasional pembangkit dan kesiapan tim di lapangan dalam menghadapi potensi kenaikan permintaan energi. Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda nasional Pemantauan Kesiapan Energi Nataru 2025/2026, yang dilaksanakan di berbagai wilayah Indonesia.
PLTMG 50 MW Sorong memiliki peran vital dalam menjaga pasokan listrik di wilayah Papua Barat Daya, mendukung kebutuhan masyarakat, industri, serta infrastruktur wisata. Selama masa siaga Natal dan Tahun Baru, petugas dan teknisi tetap bersiaga penuh untuk menjamin layanan energi yang aman dan tanpa gangguan.
Melalui kegiatan ini, BPH Migas menegaskan komitmennya untuk memastikan ketersediaan energi nasional tetap terjaga secara merata, andal, dan berkelanjutan terutama di kawasan timur Indonesia yang memiliki potensi ekonomi dan pariwisata yang terus berkembang.

